Wanita biasanya mewarnai rambut agar bisa tampil beda dan supaya kelihatan lebih fresh. Awalnya sih pengen punya rambut dengan warna baru dan biar kelihatan keren, namun karena salah langkah dalam mewarnai rambut, maka rambut menjadi rusak.
Rambut akan mudah bercabang, rontok bahkan kering kalo kamu salah langkah di dalam tahapan pewarnaan dan juga tidak cocok dengan jenis obat pewarna yang dipakai.
Maka dari itu dalam artikel ini akan dibagikan tips yang bisa kamu gunakan sebelum mewarnai rambut agar hasilnya memuaskan dan tetap maksimal serta rambut menjadi tetap sehat.
Pastikan Rambut Kamu Dalam Keadaan Sehat

Anda perlu mengetahui bahwa di dalam mewarnai rambut membutuhkan proses bleaching, hal ini bertujuan agar cat rambut terlihat jelas dan tidak tercampur warna asli rambut kamu. proses ini dapat membuka lapisan kutikula rambut dan dapat membuat melanin pada batang rambut hilang. Risikonya akan membuat rambut menjadi kering dan rapuh.
Untuk mengantisipasinya kamu bisa memakai perawatan rambut seperti mencuci dan memberikan kondisioner agar rambut kamu tetap terlihat lembap dan lembut. Jika rambut kamu saat ini masih dalam keadaan rusak, bercabang atau kering sebaiknya kamu menunggu dahulu sampai rambut dalam keadaan sehat.
Cek Dengan Mengoles Pewarna Rambut Di Belakang Telinga

Kamu dapat melakukan pengecekan rambut sebelum digunakan untuk dapat mengetahui, apa kulitmu cocok dengan obat pewarna yang dipakai. Karena setiap kulit mempunyai kerentanan sendiri terhadap bahan kimia.
Untuk mengujinya kamu dapat menggunakan cotton bud dan mengoleskan sedikit cairan di belakang teinga. Kamu harus menunggu kurang lebih selama 2 hari dan kemudian jika kondisi baik-baik saja atau tidak terjadi alergi, maka kamu bisa menggunakan pewarna tersebut.
Perhatikan Ketika Proses Bleaching

Untuk dapat menghasilkan pewarnaan yang maksimal, maka proses bleaching cukup penting untuk diperhatikan. Proses bleaching dapat dilakukan lebih dari satu kali agar warna rambut tampak terang dan akan tahan lama.
Jika warna rambut kamu hitam dan cokelat, maka kamu butuh usaha yang lebih untuk proses bleaching, sehingga kamu harus mengulangi sekali lagi dan kamu harus menunggu kurang lebih 2 sampai 3 minggu. Waktu jeda ini dipelukan untuk dapat mencegah terjadinya kerusakan pada rambut kamu.
Gunakan Produk Developer Secukupnya

Pada tahap bleaching, kamu membutuhkan produk developer yang dapat berfungsi untuk dapat membuka folikel rambut, hal ini bertujuan agar zat pewarna bisa masuk ke dalam rambut. Semakin tinggi zat yang digunakan, maka akan semakin menyala warnanya. Namun risikonya akan membuat tekstur rambut jadi rapuh.
Takaran yang cukup untuk dapat menggunakan developer ini adalah volume 20-30. Kamu bisa mengaplikasikan toner yang berfungsi untuk merawat rambut dan memaksimalkan proses bleaching. Pakai toner merata di bagian rambut sesuai dengan instruksi yang ada.
Pilih Obat Pewarna Rambut Yang Cocok Dengan Jenis Rambut

Kamu harus mengusahakan untuk bisa memilih warna rambut yang mendekati dengan rambut asli, hal ini dilakukan untuk memangkas tahapan pada proses pewarnaan, sehingga kesehatan tubuh akan tetap terjaga dan tidak terlalu terpapar bahan kimia.
jika pilihan warna rambut kamu tepat, maka hasilnya akan bagus dan pasti bertahan lebih lama. Kamu harus memilih produk pewarnaan rambut dengan kualitas yang baik sudah teruji. Jika kamu salah memilih, maka rambut bisa menjadi rusak dan rontok.
Perhatikan Perawatan Rambut Dengan Benar

Kamu harus melakukan perawatan rambut setelah mewarnai rambut. Kamu harus menggunakan kondisioner khusus untuk rambut yang diwarnai. Kamu harus mulai mengurangi alat pemanas yang akan membuat rambut mudah kering. Suhu panas akan memuat rambut menjadi bercabang.
Itulah tips yang berkaitan dengan mewarnai rambut. Semoga dengan tips ini kamu akan terbantu yaa guys.